Do you know ariyo?Become his contact | Who is on Multiply?Find your friends | Want to learn more?Take the Tour | Already a Member?Sign In |
sebuah media sedikit menulis... seorang teman mengabarkan... lucu juga pas gw baca hehe... tentang kekuatan dongeng... jadi malu hehehehe.... http://www.vhrmedia.com/vhr-story/tokoh.php aio
Pemilihan 7 keajaiban milik dunia kembali digelar. Berbeda dengan kriteria sebelumnya yang keajaibannya dibuat secara sengaja oleh manusia dalam bentuk bangunan, kali ini panitia mengajak dunia untuk memilih 7 keajaiban dunia yang bukan buatan manusia. 1. Komodo National Park
Hahaha... entah bener atau enggak, tapi siapa butuh duit silahkan coba ya hehe... kita liat siapa yang akan paling banyak dapet hahaha... pas banget nih lagi lari pagi haha... ringkasannya sih ada yang bikin sensasi dengan metode marketing terbaru... seorang motivator marketing bikin acara bagi2 duit... Tung Desem Waringin kalo lo pada tau.... dia bikin BLT = BANTUAN LANGSUNG TUNG haha... dia akan bagi2 uang 100juta tunai... dalam pecahan 5000an dan 10ribuan dan akan disebar dari helikopter di senayan... ayo ayoooooo.....
jelasnya buka ya di : http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/05/tgl/29/time/115218/idnews/946972/idkanal/10
ceritanya suatu saat gw dongeng di sebuah sekolah punya teman gw. disana gw berhadapan dengan sekitar 180an anak TK. sama seperti anak lainnya. mereka sangat excited mendengarkan dongeng. cerita berjalan dengan lancar. semua anak senang dan terlibat dengan riang. alhamdulilah hehe... tapi ada satu bagian yang bikin gw kaget banget. yaitu dibagian ketika gw mengajak mereka untuk nyanyi. ketika gw bilang... "oke... sekarang kita nyanyi ya?" lo tau apa yang mereka jawab.... serempak hampir bersamaan... dan dengan suara yang lantang masing-masing.... anak-anak itu berteriak... "KITA? LO AJA KALI GW ENGGAK!!!" Damn! kaget banget gw... seingat gw itu bahasa yang digunakan di sebuah acara tv yang mama-mama-an itu... hahaha... namanya juga anak-anak :D aio
Gw baca ini jadi ketawa banget nih... lumayan menghibur ditengah kenaikan bbm yang enggak bisa dilawan anggota dpr yang tenang2 dengan gaji dan tunjangan yang tinggi hahaha... lumayan dari pada lumanyun hihihi...
ngutip: FOTO Foto syur anggota DPR RI kembali beredar luas di internet. Kali ini menimpa Max Moein, Wakil Ketua Komisi XI bidang Keuangan dan Perbankan. Wajah anggota DPR asal Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) itu nongol di internet dalam pose mesra bersama seorang perempuan muda dan cantik. ... sumber dan selengkapnya: http://www.berpolitik.com/viewnewspost.pl?nid=12620¶m=8qA30nJWUacDRZHGLOAL
nah ini bocoran nih... BBM katanya pasti naik sabtu tanggal 24 ini bow... kisarannya sekitar 20an persen gitu.... hampir ke 30 persen tapi enggak nyampe... jadi yang punya kendaraan mendingan isi penuh sekarang jumat ini deh... hhmm... bikin susah aja nih pemerintah... penghasil bbm kok malah susah sendiri... kenapa enggak gaji presiden, dpr dan pejabat2 sampe esln.2 aja sih yang di potong buat nutup subsidi yang membengkak itu... kenapa rakyat2 juga yang dijadikan korban... huh.... pendapat temen gw sih, dimana2.... kalo perusahaan lagi kritis.... pemilik, pemimpin dan bagian manager2 itu yang kena imbasnya potong gaji.... karyawan akan berusaha di selamatkan dulu... ya itu perusahaan yang baik ya.... huhuhu... hiks... aio
Kesan gw waktu dulu pertama kali ketemu Om Don (panggilan akrab ke Don Hasman) adalah, beliau sangat ramah dan akrab ke siapa saja. Sesosok orang yang sangat rendah hati, murah senyum dan senang berbagi ilmu dan pengalaman kepada siapapun. Kali ini gw ketemu lagi Om Don di Kampus Sastra UI, ketika beliau di undang SIMPAY UI (Komunitas Sunda di Fakultas Ilmu Budaya UI) untuk berbagi pengalamannya tentang Baduy. Pasti dong kita tahu tentang masyarakat Baduy, yang menurut gw mereka adalah sebuah bangsa dan negara di dalam Indonesia. Mereka sangat merdeka dengan keberadaannya mereka sendiri. Om Don lebih suka menyebut mereka (Baduy) dengan nama Orang Kanekes. Kedekatan Om Don dengan Orang Kanekes sudah lebih dari 30 tahun. Lebih dari sekedar mengabadikan melalui lensa kamera, namun juga mengenal budaya secara mendalam sampai Om Don sudah menjadi orang yang sangat di terima di sana. Sampai sekarang, Om Don itu sudah lebih dari 500an kali berada di Kanekes. Uniknya, Om Don merasa baru benar-benar diterima masyarakat Kanekes setelah beliau 8 tahun berhubungan dengan mereka. GILA ! ini yang gw pikir. Ini adalah sebuah kecintaan yang sangat luar biasa. Gw sendiri memang sangat kagum dengan orang-orang Kanekes itu. pertama kali perjalanan gw ke sana adalah 4 tahun lalu dan terakhir adalah satu tahun yang lalu. Pada perjalanan yang terakhir ini, gw bertemu dengan orang Kanekes yang bernama Sarpin. Sempat main ke rumahnya, namun tidak menginap. Hebatnya, pak Sarpin ini adalah orang yang mengenali gw dan memanggil nama gw ketika beliau ada di Jakarta. Bulan lalu. Jadi waktu itu Pak Sarpin di undang untuk ikut sebuah pameran untuk mengenalkan kerajinan dan budaya masyarakat Baduy di Jakarta, kebetulan gw datang, dan dia yang mengenali gw. Wah... gw aja agak lupa, karena jujur... buat gw orang-orang Kanekes itu wajahnya rada-rada mirip hehe.... tapi ini bukan karena gw dikenalinya, tapi karena betapa kuatnya daya ingat orang-orang Kanekes ini, dan mereka sangat menghargai pertemanan dan rasa percaya yang kuat. Jadi bisa kebayangkan bagaimana rasanya jadi Om Don yang sudah ratusan kali berada di Kanekes, dan baru setelah 8 tahun beliau merasa diterima disana (gw pikir ini artinya diterima di semua daerah di wilayah Kanekes, bukan cuma beberapa desa aja). Makanya ketika ketemu Om Don dan beliau bicara tentang orang Kanekes, wah banyak sekali yang bisa digali dari ilmu dan pengalaman beliau, dari unsur religius masyarakat Kanekes, tentang pernikahan, kelahiran, kematian, sampai yang sederhana seperti arsitektur rumah, bagian2 rumah yang ternyata ga sembarangan. Misalnya tempat memasak di dalam rumah. Kalau dalam satu rumah ada 2 tempat masak (tungku kayu bakar), itu artinya ada 2 keluarga yang tinggal di rumah itu. Wah pokoknya sosok Om Don adalah sosok yang Luar Biasa deh. Menceritakan tentang beliau tidak bisa sedikit. Di usianya yang menginjak 70 tahun dan masih aktif jalan-jalan kemana-mana ini. Om Don adalah sosok yang kaya dengan pengalaman budaya. Mendaki banyak gunung, dari hampir semua gunung berapi di Indonesia sampai Etna di Itali, Mount-Blanc Perancis, sampai Everest di Nepal. Menyelam Great Berrier Reef di Australia, Laut Tengah Mediteranian Turki hingga semua lokasi selam di Indonesia, termasuk beliau yang ikut mempelopori membuka Taman Laut Bunaken di Sulawesi Utara. Oia... Om Don punya sertifikat penyelaman internasional (PADI dan SSI) dan satu penghargaan dari Pasukan Katak TNI kita lho hehe... Belum lagi kegiatan penelusuran gua (Caving), dari Indonesia (pacitan, sulawesi, dll) hingga Jenolan Cave (Australia). Belum lagi terhitung arung jeram, kegiatan rally sepeda 2000 km di Tibet, Arung Samudera Layar Tiang Tinggi, sampe jalan kaki 35 hari sejauh 1000 km (2.256.680 langkah - dihitung dengan Pedometer) dalam penelusuran jalur Ziarah Santiago de Compostela di Spanyol. Nah yang jalan kaki terakhir ini bukan masa beliau muda lho... ini baru aja tahun 2007 lalu hehehe... Luar biasa banget kan... jadi intinya... selain Om Don ini memang LUAR BIASA... for you out there... gw cuma mau bilang... sangat baik sekali untuk mau belajar dari pengalaman orang lain, karena kita tidak bisa mengalami banyak hal dalam hidup kita... tapi... beruntunglah orang yang bisa mengalami banyak hal... dan lebih beruntung lagi kalo mau di share ke orang lain... :D
aio
ini ada kiriman artikel dari temen gw di milis, dan gw yakin sudah menyebar juga... gw enggak tau sih pendapat lo gimana... tapi menarik juga untuk masukan bo... aio >> Dulu rata-rata kita menduga kalau alasan Amerika berperang ke Iraq ini karena:
nah ini ceritanya adalah sebuah komunitas dongeng baru...isinya adalah anak-anak mahasiswa di fakultas ilmu budaya UI yang seneng dengan dongeng tentunya... mereka ceritanya belajar dongeng dan ngelakuinnya dikit-dikit dulu karena masih malu-malu... namanya adalah belalang kupukupu komunitas dongeng... dari namanya lucu ya... jadi inget lagu POK AME AME BELALANG KUPUKUPU... hehe... lagu masa kecil dulu yang dinyanyiin kalo anak kecil lagi di gendong mau makan ... mau tidur atau mau minum susu hehe... belajar dongeng santai sih... kadang rutin kadang enggak... tapi hebatnya mereka sudah berani dongeng waktu ada acara islamic book fair di senayan tahun ini yang kemarin lalu itu... kerja sama dengan penerbit serambi mereka dikasih kesempatan dongeng dengan buku tentang cerita rakyat.... seru katanya.... gw upload deh foto-foto mereka di album... hayoooo siapa mau belajar dongeng..... aio
wah ini beneran unik nih... sebenarnya sih sudah lumayan sering, tapi ceritanya berbeda... jadi gw lagi main ke sebuah acara di senayan, banyak sekali orang disana pastinya... nah kebetulan gw berkenalan dengan seorang teman baru, dia seorang arsitek dan sedang menekuni bidang kreatif lain yang berhubungan dengan pemanfaatan limbah kaleng... lagi ngobrol-ngobrol itu... selesai setelah lama ngobrol... sampai gw berpindah ke kumpulan orang-orang lain yang gw temui... gw lama kemudian si arsitek itu mendekati gw lagi... dia bilang... "Mas Ariyo... pernah dongeng di toko buku di Depok ya?" kaget kan gw... gw tanya kapan ya kira2... kalo enggak salah awal tahun lalu 2007 ya... "Iya mas... sekitar 2007 awal lalu..." Wah iya... kok ingat? gw tanya ke arsitek itu... "Iya... dulu itu saya ngajak anak perempuan saya untuk dengar dongeng... namanya Yasmine dan kebetulan dia mas tunjuk ikut games... dia senang sekali waktu itu..." gw coba mengingat-ngingat... "Anaknya kecil mas rambutnya keriting... " langsung aja gw flashback ke sebuah toko buku di Depok, gw mendongeng dengan kupluk putih gw, dan kala itu ruangan penuh dengan 100an anak kecil... dan GW INGAT... ada seorang bapak duduk dengan anaknya yang kecil, perempuan dengan rambut keriting, duduk di sebelah bapaknya di depan jajaran rak buku... "OIA... AKU INGAT... YANG DUDUK DI BELAKANG SEKALI DI DEPAN RAK BUKU KAN?" "iya mas..." :D wah gw senang banget, ada yang ingat gw karena gw pernah dongengin anaknya hehehehe... biasanya anak-anak kecil yang ingat gw... beberapa baru ingat lagi setelah gw keluarkan handpuppet yang biasa gw pake misalnya... atau beberapa ingat setelah mendengar gw bercerita hehe... bayangkan kalo orang tua sendiri yang mendongengi anaknya... piss... aio
gw lagi suka banget dengan warna putih... well sebenernya sih gw selalu suka putih... diantara ungu yang juga gw suka hehe... tapi gw juga suka putih... kadang buat banyak orang, warna yang lo suka itu bisa menggambarkan siapa lo sebenernya... nah lho? banyak temen gw tau kalo gw suka ungu, jadi gw janda? hahaha... itu komentar yang sering gw dengar. nah... kalo putih berarti apa dong? apa gw suci? gw orang suci? apa gw masih suci? hehe.... awalnya gw suka putih itu karena dongeng... gw pertama terjun ke dongeng itu adalah waktu di rumah sakit... RSCM bangsal 3 non infeksi... disitulah gw sebulan 2 kali mendongeng buat anak-anak yang dirawat disana... dan karena rumah sakit gw melihat kayaknya dokter dan suster disana selalu pake putih (kebanyakan rumah sakit gitu) gw mikir, apakah karena secara psikologis warna putih itu nenangin... make you comfort... nah mulai dari situlah gw kalo dongeng selalu pake baju putih... enggak selalu sih... tapi yang jelas warna yang soft... pastinya akan jauh lebih baik gw pake putih. karena gw item hahaha.... tapi gw suka putih.
aio
Wah provokatif banget nih subyek yang gw masukin ini hehe... tapi sebenernya ini bukan mau merancang gerakan baru... atau memprovokasi atau ngomporin... sebenernya ini cuma mau buka sebuah cerita aja dari hasil ngobrol enggak sengaja... Well... ceritanya dalam sebuah meeting di daerah sudirman yang gw hadiri... kebetulan orang-orang yang hadir dari beragam latar belakang, namun ada satu hal yang menjadi kesamaan kita ketika kita mulai membahas hal yang ringan dikala break time... ada beberapa orang yang melontarkan ketidaksukaannya atas sebuah program televisi yang menjadi fenomena. Acaranya seperti sebuah kontes nyanyi, tapi bisa dibilang lebih dari 60% acaranya tidak berhubungan dengan acara menyanyi itu sendiri. Wah terus terang gw sendiri jarang nonton tv, dan kalo nonton juga paling acara berita atau enggak banget deh milih acara produksi lokal yang isinya gosip gosip sinetron ga jelas, yaa minimal acara travel atau kuliner deh. Nah acara yang satu ini, sambung lagi ke acara fenomenal itu, berlangsung dari sore jam 6an sampai tengah malam jam 12an. Menurut cerita rekan-rekan disitu, anak-anak banyak yang nonton juga lho... yah mungkin di beberapa jam diawal sebelum jam tidurnya mereka. Bisa dibilang acara ini memang menghibur. Namun ada yang menjadi keprihatinan rekan-rekan dalam perbicangan mengenai acara itu. Ada tokoh dalam acara tersebut, bisa dibilang host, yang merupakan orang dengan karakter khusus, begitu kata temen gw. Karakter khusus disini bisa dibilang bahasa halus dari cowo bukan tapi juga bukan cewe... hehehe... ngerti kan? Tokoh berkarakter khusus ini yang menjadi perhatian khusus dan fokus utama pembicaraan kita. Mungkin kalau acara tersebut mulai ditayangkan pada jam konsumsi orang dewasa yaitu jam 21.00 keatas tidak masalah. Akan tetapi acara ini mulai dari jam 6 sore lhooo... jam 18.00. Anak-anak jelas masih memiliki kesempatan untuk nonton, dan anak-anak disini adalah usia 13/15 tahun kebawah tentunya. Yang disayangkan adalah bagaimana kelakukan secara fisik dan lisan dari orang berkarakter khusus ini. Secara fisik dia menampilkan ciri kenetralannya dia dalam memilih kelamin secara psikologis kejiwaan dan emosional. Ngerti dong maksudnya netral? Yaitu tidak memilih satu pihak male or female hehe... sering dia menggunakan pakaian yang cewe banget, ketat cewe, potongan cewe, yah pokoknya gaya cewe banget... belum ditambah gayanya yang cewe banget (dan sempat gw menyempatkan diri liat acara ini, memang demikian adanya sih hahaha... ). Lebih parah lagi adalah apa yang dia ucapkan secara lisan. Kata teman-teman yang nonton sih, sering kali tokoh ini menyampaikan hal seperti “Wah nanti banyak cowo yang suka sama gw dong!” dan hal-hal semacam itu deh.... yang secara lisan menegaskan kalo gw memang cowo tapi bukan berarti gw cowo hehe... ya macam itu deh. Wah gila banget deh... Gw jadi teringat tentang kasus SpongeBob yang sempat ramai dulu. Pernah ada penelitian yang mengungkapkan bahwa film televisi SpongeBob itu tidak pantas dikonsumsi anak-anak ternyata, karena dalam film tersebut ada nuansa dan doktrin Homo untuk anak-anak. Bagaimana si SpongeBob menampilkan ciri perilaku seorang gay atau homo, dan dikhawatirkan akan ditiru anak. Kan katanya perilaku tersebut mudah menular lho hehe... Gila gak? Gw ga tau sekarang gimana, tapi kayaknya sih menghilang begitu saja... mungkin kurang kuat kali penelitiannya atau terlalu mengada-ngada kali ya... Nah itu dulu, tapi tidak ada salahnya kita mereview beberapa kan... misalnya sebagai pertimbangan bahwa merupakan FAKTA kalau anak-anak itu merupakan imitator terbaik. Bahwa anak-anak akan dengan mudahnya mengimitasi karakter atau perilaku yang mereka sering jumpai atau mereka sukai, atau karena pengaruh lingkungan merupakan yang lagi trend atau marak dijumpai alias populer. Iya kan? Contoh aja gimana smackdown dulu bisa mudahnya ditiru sampe beneran ada korban karena itu. Atau bagaimana banyak anak-anak sekarang meniru gaya bicara dan berpakaian tokoh Naruto. Dan tentunya banyak lagi contohnya. Dari fakta tersebut bisa loe simpulkan sendiri deh... bagaimana akan ada banyak anak-anak yang berpotensi menjadi Remaja Berkarakter Khusus. Itulah yang membuat beberapa rekan dalam break meeting kali itu sempat mengungkapkan wacana untuk membuat GERAKAN ANTI BANCI MASUK TELEVISI ! Semoga enggak ada yang sakit hati dengan tulisan ini, well ini kan cuma curhat dan wacana aja. Regards, aio
Dear Teman, Bagi teman-teman yang tertarik, silahkan kirim email (Japri) untuk registrasi (first come, first serve) ke ariyoariyo@yahoo.com. Email teman-teman kami tunggu hingga tanggal 31 Maret 2008. Mohon maaf apabila kami membatasi jumlah peserta karena kapasitas ruangan yang terbatas.
Ayo Dongeng !
Waktu itu sore hari, jamnya macet mewabah di seputaran ibukota kita yang kejam ini… agak mendung yang naga-naganya akan turun hujan... sendirian dalem mobil... capek banget... dan tetep masih ada yang harus dilakuin malem ini juga... Yah tipikal kebanyakan orang lainlah... kalo ada di kota ini... rasanya waktu itu jalannya cepet banget... atau mungkin sebenernya waktu itu normal, hanya kita yang rasanya terbawa dan harus selalu dalam keadaan bergerak cepat... rasanya kalo kita memperlambat sedikit aja bakalan terlambat atau berubah semua yang kita rencanain... terlambat sedikit aja lo akan kena macet di depan nantinya... kayaknya kalo ngeliat jalanan kosong di depan mata itu pengennya ngebuuuuuuut aja... entah karena ngejar waktu atau euforia jarang-jarang ngeliat jalanan kosong hehehe... atau sedikit banyak berbakat jadi sembalab (pembalap) hehe.... Nah ceritanya sore itu menjelang malem... di kawasan SCBD... semua jalan macet seperti biasanya... rada mendung (yang naga-naganya mau turun hujan)... ngejar waktu... sudah gelap... sendirian dalam mobil... harus ngejar waktu... harus ngejar waktu.... harus cepat... tiba-tiba... gw memasukin terowongan (yang akhirnya dibuka juga di kawasan SCBD itu)... underpass yang mengarahkan gw ke gatsu atau senopati... entah kenapa tiba-tiba sepanjang terowongan itu kosong... di depan gw kosong... di belakang gw kosong... ga ada kendaraan lain selain mobil gw (si MO JO)... dan langsung aja... ibarat lo meng-HELA napas panjang... nyeeeesss... kosoooong... plooong... tenaaaang... lambaaaan... legaaaaa... gw ngelepas injekan gw di pedal gas... ngerem... mobil berenti... GILA... gw ngerasa kayak tersisa sendirian gitu di kota yang hiruk pikuk ini... diem sendirian di terowongan kosong... tau film “ i’m legend” itu kan... si will smith ituuu... nah itulah... cukup lama juga diem diterowongan kosong itu... sempat senang juga ngerasain terbebas dari beban ngejar2 waktu... bebas dari berusaha ngejar untuk memperpendek jarak untuk menghemat waktu mencari sudut yang enggak macet... wwfffuuiiih... dan sensasi berikutnya adalah... ketika gw melihat jauh ke depan... di ujung terowongan kosong itu... sebuah kota hitam pekat yang menanti untuk gw masuki... ujung terowongan kosong yang entah berisi kemacetan juga atau jalanan sudah lengang (yang naga-naganya enggak mungkin hehe...) ujung terowongan kosong yang membawa kembali ke kenyataan hehe... macet lagi. Damn. Hehehe... aio |